Wartawan PWI Kalbar gelar silaturahmi di Aming Coffee Podomoro Pontianak usai Lebaran 2025. Plt Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi, tekankan pentingnya silaturahmi di era digital. Acara ini jadi momentum mempererat persaudaraan, saling memaafkan, dan tingkatkan kapasitas wartawan. Simak ulasan lengkapnya, plus tips silaturahmi yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari!
Pontianak, InfoIndonesia.net – Di tengah hiruk-pikuk dunia digital yang semakin membingungkan, puluhan wartawan PWI Kalimantan Barat memilih untuk bersantai sejenak di Aming Coffee Podomoro, Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.
Acara silaturahmi pasca-Lebaran ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, melainkan momen penuh makna yang mengingatkan pentingnya persaudaraan, maaf-memaafkan, dan tentu saja kopi yang nikmat!
Dalam momentum itu Plt Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi, dengan bijak mengingatkan bahwa selain mengejar deadline berita, wartawan juga harus menjaga silaturahmi.
“Era digital itu rumit, tapi persaudaraan jangan sampai hilang,” kata Plt Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi sambil tersenyum.
Namun, apakah pesan mulia ini bisa mengalahkan godaan gawai dan media sosial? Simak ulasan mendalam kami tentang acara unik ini, lengkap dengan tips silaturahmi yang bikin rezeki lancar dan hati bahagia!
Ngopi Bareng Wartawan Kalbar: Antara Berita dan Silaturahmi
Puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat berkumpul di Aming Coffee Podomoro, sebuah kedai kopi kekinian di Jalan Putri Candramidi, Pontianak.
Acara ini digelar pada Sabtu, 5 Maret 2025, sebagai bentuk silaturahmi selepas Idul Fitri Lebaran.
Suasana hangat terasa di antara para jurnalis yang hadir, mulai dari Plt Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi, hingga mantan ketua Sidik Pramono.
Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa. Di balik secangkir kopi yang harum, ada pembicaraan serius tentang tantangan wartawan di era digital.
Wawan Suwandi, selaku Plt Ketua PWI Kalbar, menekankan pentingnya silaturahmi sebagai bagian dari profesionalisme wartawan.
“Selain membuat berita tiap hari, kita juga harus menjaga hubungan baik antar sesama anggota,” ujarnya sambil menyeruput kopi.
Namun, di tengah obrolan serius, ada juga tawa ringan yang membuat suasana semakin akrab.
Para wartawan tampak saling bercerita tentang pengalaman mereka di lapangan, mulai dari liputan politik hingga berita viral di media sosial.
Benar-benar gambaran nyata bahwa dunia jurnalistik tidak hanya soal kerja keras, tetapi juga tentang kebersamaan.
Tantangan Era Digital
Dalam sambutannya, Wawan Suwandi juga menyampaikan keprihatinan tentang tantangan yang dihadapi wartawan di era digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat mengonsumsi berita. Informasi cepat tersebar, tetapi sayangnya tidak semua informasi tersebut akurat.
“Inilah mengapa peningkatan kapasitas wartawan sangat penting,” kata Wawan. Ia menambahkan bahwa wartawan harus terus belajar agar tidak ketinggalan zaman.
Tidak hanya sekadar menguasai teknik penulisan, tetapi juga memahami etika jurnalistik dan literasi digital.
Namun, di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks, Wawan mengingatkan bahwa silaturahmi adalah salah satu cara untuk menjaga keseimbangan mental.
“Jangan sampai kita hanya fokus pada pekerjaan, tapi lupa membangun hubungan baik dengan orang lain,” Wawan mengingatkan.
Pesan ini disambut dengan anggukan oleh para hadirin, meskipun beberapa di antaranya tampak masih sibuk memotret menu kopi untuk diunggah ke ragam media sosial.
Dari Bahagia Kerabat Hingga Rezeki Berlimpah
Silaturahmi setelah Lebaran memiliki makna yang sangat mendalam, terutama bagi umat Islam. Selain untuk mempererat tali persaudaraan, silaturahmi juga menjadi momen untuk saling memaafkan dan meningkatkan kerukunan.
Menurut ajaran Islam, silaturahmi memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Beberapa manfaat tersebut antara lain mendapat ridha Allah, membuat bahagia kerabat, meningkatkan kesehatan mental, hingga memperpanjang umur.
Tak heran jika acara seperti ini begitu dinanti-nantikan oleh para wartawan yang sehari-harinya sibuk dengan deadline.
Cara melakukan silaturahmi pun tidak harus rumit. Bisa dimulai dengan menjenguk saudara, tetangga, teman dekat, hingga orang yang tidak dikenal.
Yang terpenting adalah niat tulus untuk menjalin hubungan baik. Dalam konteks acara ini, silaturahmi juga menjadi ajang untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung.
Keutamaan Silaturahmi Itu Rahasia Panjang Umur dan Rezeki Lancar
Salah satu keutamaan silaturahmi adalah mencerminkan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Silaturahmi tidak hanya mempererat tali persahabatan, tetapi juga memperkuat persatuan bangsa.
Dalam konteks wartawan, silaturahmi juga menjadi sarana untuk saling mendukung dalam karier. Misalnya, saat seorang wartawan menghadapi kesulitan dalam mencari narasumber, rekan-rekannya bisa membantu memberikan informasi atau saran.
Begitu pula saat ada kesempatan kerja sama, silaturahmi yang baik akan mempermudah proses komunikasi.
Namun, yang paling menarik adalah keyakinan bahwa silaturahmi bisa membawa rezeki berlimpah. Banyak yang percaya bahwa dengan menjaga hubungan baik, pintu rejeki akan terbuka lebar.
Apakah ini mitos atau fakta? Yang jelas, para wartawan yang hadir di acara ini tampaknya sudah merasakan manfaatnya, setidaknya dari segi kebahagiaan dan kebersamaan.
Aming Coffee Itu Tempat Favorit Wartawan Kalimantan Barat Untuk Bersantai
Lokasi acara silaturahmi kali ini dipilih di Aming Coffee Podomoro, sebuah kedai kopi yang sedang naik daun di Kota Pontianak. Suasana yang nyaman dan menu kopi yang beragam membuat tempat ini menjadi favorit para wartawan untuk bersantai sejenak dari rutinitas.
Para wartawan tampak menikmati berbagai varian kopi, mulai dari espresso hingga cappuccino. Ada juga camilan ringan yang menemani obrolan santai mereka.
Tak jarang, beberapa di antaranya sibuk mengambil foto untuk diunggah ke media sosial. Bagi mereka, Aming Coffee bukan hanya tempat ngopi, tetapi juga tempat untuk mencari inspirasi dan ide baru.
Peserta Silaturahmi: Dari Plt Ketua hingga Mantan Ketua PWI
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting di PWI Kalbar. Selain Wawan Suwandi sebagai Plt Ketua, hadir pula Sekretaris Zainul Irwansyah, mantan Ketua PWI Kalbar Sidik Pramono, serta para pengurus lainnya seperti Dedi Kurniawan AR, Sujanto, dan Ramsyah. Mereka tampak begitu akrab, saling bercerita dan tertawa bersama.
Kehadiran mantan Ketua PWI Kalbar, Sidik Pramono, menjadi sorotan tersendiri. Meski sudah tidak lagi menjabat, ia tetap aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kekeluargaan,” kata Sidik sambil tersenyum.
Acara silaturahmi wartawan PWI Kalbar di Aming Coffee Podomoro menjadi bukti bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, hubungan manusia tetap menjadi hal yang tak ternilai harganya.
Melalui silaturahmi, para wartawan tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga saling berbagi pengalaman dan ilmu.
Semoga acara seperti ini terus berlanjut, karena di balik secangkir kopi, ada banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik. ***