Maros, Sulsel,Infoindonesia.net – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pembinaan melalui pelaksanaan razia insidentil dan penggeledahan wisma hunian bersama aparat TNI dan POLRI, Senin malam (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan dalam rangka mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di lingkungan LPKA Maros.
Razia dimulai sekitar pukul 20.00 WITA dengan menyasar seluruh paviliun hunian Anak Binaan, mulai dari Paviliun I hingga Paviliun VI. Kegiatan dipimpin jajaran pejabat struktural LPKA Maros dan turut dihadiri Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sulsel, Marwati bersama Tim Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan badan terhadap Anak Binaan, termasuk pengecekan indikasi pembuatan tato, serta penggeledahan kamar hunian secara menyeluruh. Seluruh proses dilakukan secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu kenyamanan Anak Binaan.
Pada kesempatan tersebut, Marwati memberikan arahan kepada seluruh jajaran petugas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan ruang terhadap berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan LPKA Maros. Ia menegaskan pentingnya pengawasan yang konsisten serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
“Pengawasan rutin maupun insidentil harus terus ditingkatkan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Seluruh petugas harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas,” tegasnya.
Selain memastikan kondisi hunian tetap aman dan tertib, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan disiplin serta peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran petugas. Pengawasan yang dilakukan secara berkala dinilai penting guna menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif sehingga proses pembinaan terhadap Anak Binaan dapat berjalan secara optimal.
Melalui razia insidentil ini, Kepala LPKA Kelas II Maros, Irdiansyah Rana menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergi bersama aparat TNI, POLRI, dan Kanwil Ditjenpas Sulsel diharapkan mampu memperkuat deteksi dini serta mencegah potensi gangguan keamanan demi mendukung pembinaan Anak Binaan secara berkelanjutan. (rdn)












