BeritaKalbar,

AKHIR MASA JABATAN SEKDA KALBAR, INI KATA HARISSON

Infoindonesia
24
×

AKHIR MASA JABATAN SEKDA KALBAR, INI KATA HARISSON

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK, INFOINDONESIA.NET– Tepat pada 31 Agustus 2026, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H.Harisson, M.Kes., mengakhiri masa jabatannya dan memasuki masa purna tugas.

Pada hari terakhir bertugas, dr. H.Harisson berpamitan langsung kepada Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat turut hadir untuk memberikan ucapan selamat sekaligus perpisahan kepada Sekda Kalbar.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian dr.H. Harisson selama menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

“Hari ini beliau memasuki masa purna tugas dan insyaallah besok kita lepas sama-sama. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang luar biasa dari Pak Sekda,” ucap Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Dikatakannya, perjalanan karier Harisson dimulai sebagai PTT dokter di daerah, kemudian menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, hingga dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat.

Selain itu, Harisson juga pernah dipercaya menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur Kalimantan Barat selama kurang lebih dua tahun.

“Ini prestasi yang luar biasa. Kita ucapkan terima kasih atas pengabdian beliau selama kurang lebih 32 tahun mengabdi kepada bangsa dan negara ini. Tadi juga saya sampaikan kepada beliau, walaupun sudah purna tugas, tetapi pengabdian kita kepada bangsa dan negara ini tidak putus. Walaupun kita sudah pensiun, tetap mengabdikan diri untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan bahwa berakhirnya masa tugas sebagai ASN bukan berarti berakhir pula pengabdian kepada masyarakat.

“Tidak ada kata pensiun, cuma predikat saja yang berubah. Hari ini Pak Sekda berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara dengan jabatan tertinggi di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Tempat mengabdi itu banyak. Jadi bukan hanya di ASN, tapi sebagai masyarakat biasa tentu tidak ada pensiun,” tegasnya.

Dirinya berharap, setelah memasuki masa purna tugas, Harisson senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan bersama keluarga, serta kesuksesan dalam menjalani kehidupan selanjutnya.

“Pasti saya yakin Pak Sekda punya pikiran yang inovatif, kreatif. Mungkin akan terjun ke dunia bisnis. Saya yakin bisa menjadi pengusaha. Saya ingin dan saya doakan Pak Sekda ini jadi pengusaha besar. Amin,” kata Krisantus.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H.Harisson, M.Kes., menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang selama ini terus memberikan semangat dan bimbingan dalam menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 31 Agustus saya mengakhiri jabatan saya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat karena saya memasuki usia pensiun. Besok saya bukan lagi sebagai Sekda. Jadi, sebagai masyarakat biasa, pensiunan,” ucap Harisson.

Harisson mengatakan, berakhirnya masa tugas sebagai Sekretaris Daerah bukan berarti berakhirnya hubungan dan pengabdian kepada Kalimantan Barat. Ia berharap silaturahmi yang telah terjalin selama menjalankan tugas pemerintahan dapat terus terjaga dengan baik.

“Saya berharap silaturahmi kita tetap berjalan. Walaupun besok saya sudah tidak lagi sebagai Sekda, kita tetap bisa berkomunikasi, tetap bersilaturahmi, dan tetap memberikan kontribusi untuk Kalimantan Barat sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” tuturnya.

Setelah kurang lebih 32 tahun mengabdikan diri sebagai aparatur pemerintah, Harisson menyampaikan bahwa masa purna tugas menjadi momentum untuk melanjutkan pengabdian dalam bentuk yang berbeda. Baginya, jabatan memiliki batas waktu, namun semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat tidak pernah mengenal masa pensiun.

“Jabatan itu ada waktunya, tetapi pengabdian tidak ada batasnya. Selama kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan, tentu kita tetap bisa berbuat untuk masyarakat dan untuk daerah yang kita cintai,” ujarnya.

Perjalanan panjang Harisson di pemerintahan menjadi bagian dari dinamika pembangunan Kalimantan Barat. Dari seorang dokter yang mengawali pengabdian di daerah, kemudian dipercaya memimpin sektor kesehatan hingga menduduki posisi Sekretaris Daerah dan pernah menjalankan amanah sebagai Pj. Gubernur Kalimantan Barat, seluruh perjalanan tersebut menjadi catatan tersendiri dalam pengabdiannya kepada masyarakat dan daerah.

Kini, setelah memasuki masa purna tugas, Harisson meninggalkan jabatan formalnya sebagai Sekretaris Daerah. Namun, semangat untuk terus memberikan manfaat diharapkan tetap menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya ke depan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Harisson selama lebih dari tiga dekade.

Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan baru untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Kalimantan Barat. (Irf)