Tangerang – Direktorat Jenderal Imigrasi menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan naskah pra kebijakan Rancangan Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang Penggunaan dan Tata Kelola Senjata Api Dinas di Lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Forum ini menjadi ruang untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak agar kebijakan yang disusun tepat sasaran, akuntabel, dan dapat diterapkan di lapangan.
Selain FKP, kegiatan ini juga dirangkai dengan Sosialisasi Optimalisasi Aplikasi Dashboard Monitoring (DASMON) Melalui Fitur Penyidikan Keimigrasian yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi. Kegiatan berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di Gading Serpong, Tangerang. Bersama memperkuat pengawasan dan penindakan keimigrasian yang profesional, akuntabel, dan berbasis data.
DASMON merupakan aplikasi dashboard monitoring yang digunakan untuk mendukung pemantauan dan pengelolaan data pengawasan dan penindakan keimigrasian. Melalui fitur Penyidikan, proses penanganan perkara keimigrasian diharapkan dapat dipantau secara lebih tertib, terintegrasi, dan transparan, mulai dari pencatatan hingga perkembangan penanganannya.
Sosialisasi ini bertujuan menyamakan pemahaman para peserta mengenai tata cara penggunaan fitur Penyidikan pada DASMON, mendorong keseragaman pengisian dan pembaruan data oleh unit kerja, serta meningkatkan kualitas data yang menjadi dasar pengambilan keputusan pimpinan. Dengan pemanfaatan aplikasi yang optimal, koordinasi antara pusat dan unit pelaksana teknis diharapkan semakin efektif dan pelaporan dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperkuat pengawasan dan penindakan keimigrasian yang profesional, akuntabel, dan berbasis data. (*)











