Mempawah, infoindonesia.net – Maman Suratman, Ketua LSM MEMPAWAH BERANI, meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar seluruh paket makanan benar-benar memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Desakan ini muncul menyusul sorotan terhadap pelaksanaan MBG di SDN 11 Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi harapan standar gizi seimbang.
Program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, pelaksanaannya di lapangan harus benar-benar sesuai ketentuan teknis dan standar gizi yang berlaku.
Maman Suratman menegaskan:
Paket makanan wajib memenuhi unsur gizi seimbang, meliputi karbohidrat, protein, sayur, dan buah.
Kualitas bahan makanan harus layak, higienis, dan aman dikonsumsi.
Pengawasan dari dinas terkait harus diperketat dan dilakukan secara rutin.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, perbaikan harus segera dilakukan agar tidak merugikan peserta didik.
Menurutnya, MBG adalah investasi jangka panjang bagi generasi muda. Program yang sangat baik ini tidak boleh tercoreng akibat lemahnya pengawasan teknis di lapangan.
“Program MBG harus benar-benar menjadi solusi peningkatan kualitas gizi anak, bukan sekadar formalitas,” tegas Maman Suratman.(red)












