Sanggau, infoindonesia.net – Respon cepat ditunjukan pihak perusahaan menyusul insiden kecelakaan maut yang terjadi di tikungan Penyeladi, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Baru sehari pasca kejadian, PT. Agrina Sawit Perdana (ASP) Sanggau langsung melakukan pemasangan lampu penerangan jalan di sejumlah titik rawan kecelakaan, Senin (6/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di jalur Sanggau–Sintang yang selama ini dikenal memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi, terutama pada malam hari akibat minimnya penerangan.
Salah satu titik prioritas pemasangan berada di tikungan Penyeladi, lokasi terjadinya kecelakaan tragis yang menewaskan satu orang penumpang dan menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Titik tersebut dinilai krusial karena kondisi jalan yang berkelok serta terbatasnya visibilitas pengendara.
Pihak perusahaan memasang lampu tenaga surya di enam titik berbeda. Selain ramah lingkungan, penggunaan teknologi ini diharapkan mampu memberikan penerangan optimal tanpa bergantung pada jaringan listrik konvensional.
Perwakilan perusahaan menyebut, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan operasional perusahaan.
Sementara itu, warga setempat menyambut positif langkah cepat tersebut. Mereka berharap pemasangan lampu penerangan ini dapat secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan, sekaligus menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan keamanan di jalur tersebut.
Meski demikian, masyarakat juga mendorong adanya langkah lanjutan dari pihak terkait, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas tambahan guna meminimalisir potensi kecelakaan di masa mendatang.












