SINTANG, Infoindonesia.net – Peningkatan Jalan Manis Raya–Simpang Buluh Kuning di Kabupaten Sintang saat ini sedang dalam pelaksanaan pekerjaan.
Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut masih berada dalam masa kontrak kerja, sehingga seluruh tahapan pekerjaan terus dilaksanakan sesuai jadwal dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Di tengah proses pelalsanaan masyarakat yang melintasi ruas jalan tersebut merasakan dampak sementara berupa debu. Kondisi tersebut merupakan bagian dari tahapan pekerjaan konstruksi yang masih berlangsung dan diharapkan akan berkurang seiring penyelesaian tahapa pekerjaannya.
Menanggapi hal tersebut, kontraktor pelaksana PT Kencana Indah Inti Sejahtera, Irfan, mengatakan pihaknya terus melakukan pemeliharaan pada pekerjaan Lapis Pondasi Agregat (LPA) selama proyek masih berjalan.
“Untuk pekerjaan pemeliharaan LPA saat ini masih on progres . Setiap hari kami melakukan penyiraman dan pemadatan sesuai tahapan pekerjaan yang sedang berjalan,” kata Irfan, kepada Infokalbar, Sabtu, 11 Juli 2026.
Menurutnya, penyiraman tidak hanya bertujuan membantu proses pemadatan material agar sesuai spesifikasi teknis, tetapi juga sebagai upaya meminimalkan debu yang timbul selama proses pelaksanaan pekerjaan. Selain itu pihaknya menegaskan pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu pelaksanaan.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) 2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, saat dihubungi Infokalbar, menyampaikan apresiasi terhadap peran media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran negara.
“Kami menghargai peran dan fungsi pers dalam melaksanakan tugasnya sebagai social control. Hal itu sangat membantu. Check and balance itu penting,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan proyek, dia menjelaskan bahwa pekerjaan masih berada dalam masa kontrak sehingga pengawasan dilakukan secara maksimal.
“Untuk pekerjaan yang sedang dilaksanakan atau masih dalam masa kontrak kerja, pengawasan dan monitoring dilakukan secara langsung. Ada konsultan pengawas serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang selalu berada di lokasi pekerjaan untuk memastikan seluruh tahapan dapat dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak,” jelasnya.
Selain itu menurutnya sistem pengawasan tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang diterapkan BPJN Kalimantan Barat guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga hingga proyek selesai dan memasuki proses pemeriksaan sebelum dilakukan serah terima.
Pembangunan Jalan Manis Raya–Simpang Buluh Kuning diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Barat, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di kalimantan barat.
Dengan pekerjaan yang masih berlangsung, seluruh pihak berharap proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas konstruksi. Setelah seluruh tahapan selesai, hasil pekerjaan nantinya akan dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku sebelum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat











