Berita

Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Dorong Kreativitas Kader Melalui Empat Lomba HKG PKK

Infoindonesia
38
×

Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Dorong Kreativitas Kader Melalui Empat Lomba HKG PKK

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA, INFOINDONESIA.NET – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Provinsi Kalimantan Barat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan empat perlombaan yang melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, yakni Lomba Penyuluhan Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK), Lomba Parodi Kesehatan, Lomba Kreasi Busana, dan Lomba Tampilan Stan yang berlangsung di Hotel Dangau dan Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (28/7/2026).

Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, S.H., M.H., hadir meninjau seluruh rangkaian perlombaan sekaligus secara resmi membuka Lomba Penyuluhan Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) yang diselenggarakan Pokja I TP PKK Provinsi Kalbar.

Dalam sambutannya, Donata menegaskan bahwa Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Hari Kesatuan Gerak PKK menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan bahwa setiap keluarga dapat memperoleh pengetahuan dan pelayanan yang dibutuhkan agar mampu membangun kehidupan yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan empat perlombaan tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antar kader PKK di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Menurutnya, setiap perlombaan memiliki nilai edukasi yang dapat dikembangkan sebagai media penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.

Lomba Penyuluhan KISAK, misalnya, menjadi wadah bagi kader untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan. Sementara Lomba Parodi Kesehatan mendorong penyampaian pesan-pesan kesehatan melalui pendekatan yang kreatif dan mudah dipahami. Adapun Lomba Kreasi Busana menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas dengan mengangkat kekayaan budaya daerah, sedangkan Lomba Tampilan Stan menampilkan berbagai inovasi dan program unggulan TP PKK kabupaten/kota dalam mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Menurut Donata, salah satu perhatian penting dalam pembangunan keluarga saat ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun bangsa. Karena itu, kesadaran terhadap administrasi kependudukan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Setiap warga negara memiliki hak atas dokumen kependudukan yang lengkap, mulai dari Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran hingga Kartu Identitas Anak. Dokumen-dokumen ini bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi menjadi pintu masuk memperoleh berbagai layanan publik,” jelasnya.

Ia mengungkapkan masih adanya masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan menjadi tantangan bersama yang harus diatasi melalui edukasi secara berkelanjutan.

“Tugas kita sebagai kader PKK adalah hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman bahwa tertib administrasi kependudukan sangat penting. Jangan sampai masih ada keluarga yang tertinggal karena belum memiliki dokumen resmi. Melalui penyuluhan, kita ingin membangun kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap hak-haknya sebagai warga negara,” ungkapnya.

Donata juga mengapresiasi pelaksanaan Lomba Penyuluhan KISAK yang menghadirkan dewan juri dari berbagai unsur, yakni Kantor Wilayah Kementerian Hukum, akademisi Universitas Panca Bhakti, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Barat.

“Kami menghadirkan para juri yang memiliki kompetensi di bidangnya agar materi yang disampaikan peserta benar-benar sesuai dengan regulasi, memiliki metode penyuluhan yang baik, serta akurat dari sisi pelayanan administrasi kependudukan. Dengan demikian, kader PKK nantinya mampu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh rangkaian perlombaan tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, berbagi pengalaman, dan melahirkan inovasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

“Saya berharap peserta tidak hanya berorientasi pada juara. Jadikan kegiatan ini sebagai tempat saling belajar, bertukar pengalaman, dan membawa pulang ilmu yang nantinya diterapkan di desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten dan kota masing-masing. Penyuluhan yang baik adalah penyuluhan yang benar-benar dapat dipraktikkan di tengah masyarakat,” terangnya.

Menutup sambutannya, Donata mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung berbagai program pemerintah melalui gerakan yang dimulai dari keluarga.

“PKK memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun karakter keluarga. Ketika keluarga tertib administrasi, sehat, dan memiliki pengetahuan yang baik, maka pembangunan daerah akan semakin kuat. Inilah semangat yang harus terus kita bangun melalui Hari Kesatuan Gerak PKK,” tutupnya.

Pelaksanaan empat perlombaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Provinsi Kalimantan Barat yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader, mendorong lahirnya berbagai inovasi pemberdayaan keluarga, serta mempererat sinergi Tim Penggerak PKK kabupaten/kota dalam mendukung pembangunan daerah yang dimulai dari keluarga. (Wnd/ica)