BeritaKalbar,

LOMBA SENAM BORNEO PERKUAT KEBERSAMAAN DAN PERAN PEREMPUAN

Infoindonesia
17
×

LOMBA SENAM BORNEO PERKUAT KEBERSAMAAN DAN PERAN PEREMPUAN

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK,INFOINDONESIA.NET – Lomba Senam Borneo dalam rangka Rakernas LPDN Tahun 2026 di Kalimantan Barat menjadi salah satu wadah untuk mempererat kebersamaan perempuan Dayak sekaligus menjaga dan mengenalkan budaya Dayak melalui kegiatan yang sehat, kreatif, dan melibatkan masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Kalimantan Barat tersebut diikuti 18 peserta dan berlangsung di Halaman Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (13/8/2026).

Lomba Senam Borneo tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan peserta dalam melakukan gerakan senam. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun hubungan antarsesama perempuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong perempuan Dayak untuk semakin aktif mengambil bagian dalam berbagai bidang kehidupan.

Melalui kegiatan yang mengangkat unsur budaya lokal tersebut, identitas Dayak juga dapat terus diperkenalkan kepada generasi berikutnya. Pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan adat, tetapi juga dapat dikembangkan melalui olahraga, seni, kreativitas, dan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.

Makna tersebut sejalan dengan harapan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, S.H., M.H., yang juga merupakan Pembina LPD Kalimantan Barat.

“Menurut saya, kegiatan ini bukan sekadar lomba senam. Ini menjadi ruang bagi kita untuk berkumpul, mempererat persaudaraan, sekaligus menjaga identitas dan budaya Dayak,” ucapnya.

Donata menilai keberadaan LPD Kalimantan Barat memiliki peran penting dalam membuka ruang bagi perempuan Dayak untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas.

“Perempuan Dayak harus memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang, baik dalam pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun dalam menjaga lingkungan dan budaya,” katanya.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting dalam keluarga dan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan perlu terus didorong melalui berbagai kegiatan yang positif dan membangun.

“Kita ingin perempuan tidak hanya menjadi peserta dalam pembangunan, tetapi juga mampu menjadi penggerak dan pemimpin di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Lomba Senam Borneo sendiri telah menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan LPD Kalimantan Barat sejak organisasi tersebut terbentuk sekitar dua tahun lalu. Hingga tahun ini, kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebanyak dua kali.

“Ini sudah menjadi kegiatan yang kedua sejak LPD Kalbar terbentuk. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang,” tutur Donata.

Selain memperkuat kebersamaan, Donata berharap kegiatan LPD dapat mendorong lahirnya kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan dan masyarakat.

“Kita harus terus bergandengan tangan, mari kita perkuat kapasitas perempuan, terutama kepemimpinan, pendidikan, kesehatan dan kesempatan untuk meningkatkan ekonomi,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak perempuan.

“Yang tidak kalah penting, kita harus bersama-sama menjaga martabat dan hak perempuan. Perempuan harus mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Donata juga mengajak para tetua adat, mitra, donatur, relawan, pengurus LPD, dan seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya.

“Kita tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari para tetua adat, mitra, donatur, relawan dan seluruh masyarakat sangat penting agar kegiatan seperti ini dapat terus berjalan,” pungkasnya.

Ia berharap kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada perlombaan, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas.

“Saya berharap dari pertemuan ini muncul gagasan dan rencana kerja yang nyata. Kita ingin perempuan Dayak semakin berdaya, budaya tetap lestari, dan alam tetap terjaga,” harapnya.

Sebelum perlombaan dimulai, Donata turut mengikuti Senam Borneo bersama para peserta. Keterlibatannya menunjukkan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk membangun kebersamaan tanpa melihat perbedaan usia maupun latar belakang.

Kepada seluruh peserta, Donata berpesan agar lomba dijadikan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik, tetap junjung sportivitas, dan yang paling penting mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk semakin mempererat persaudaraan,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum LPDN, Ir. Nyelong Inga Simon, beserta jajaran Pengurus LPD Kalimantan Barat.(wnd/ica)