KUBU RAYA, Infoindonesia.net – Kabut asap menutup langit, namun di ruang serba guna bandara, harapan tumbuh lewat pangan bergizi dan masker yang dibagikan.
Langit Kubu Raya masih beraroma asap, tapi di Gedung Serba Guna Candra Dista Wiradi, panggung kebaikan digelar.
PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Supadio menghadirkan program InJourney Airport Pangan Berdaya dan InJourney Airports Tanggap Bencana.
Sentuhan Ibu Hamil
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menegaskan pentingnya gizi ibu hamil.
“Kami ingin generasi penerus tumbuh kuat dan cerdas,” ucap Maya Damayanti hari ini Selasa, 29 September 2926.
Vitamin, makanan bergizi, hingga pemeriksaan kesehatan gratis diberikan, seolah menyalakan lilin di tengah kabut.
Relawan di Garda Depan
Relawan Masyarakat Peduli Api menerima masker dan susu steril. Mereka adalah wajah lelah yang tetap tersenyum, menjaga lingkungan dengan napas terbatas. Bantuan itu bukan sekadar barang, melainkan pengakuan atas perjuangan mereka.
Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, mitra Kimia Farma, dan para kepala desa hadir.
Semua duduk bersama, membuktikan bahwa kesehatan ibu dan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif.
“Dengan bergandengan tangan, masa depan sehat bisa kita wujudkan,” tutur Maya Damayanti menjelaskan.
Kalimat itu menggema, seakan menutup acara dengan doa. PT Angkasa Pura Indonesia berjanji konsisten menghadirkan langkah kebaikan di sekitar Bandara Supadio.
Program ganda Angkasa Pura Supadio bukan sekadar CSR, melainkan narasi tentang ibu hamil dirawat dan relawan yang dihargai. Sinergi lintas sektor menjadi jawaban atas kabut asap dan ancaman stunting.











