Berita

LEPAS PAWAI MELAYU BORNEO, GUBERNUR NORSAN : BUDAYA JADI PEMERSATU

Infoindonesia
14
×

LEPAS PAWAI MELAYU BORNEO, GUBERNUR NORSAN : BUDAYA JADI PEMERSATU

Sebarkan artikel ini

​PONTIANAK, INFOINDONESIA.NET — Ratusan bahkan hingga ribuan warga memadati kawasan Jalan Diponegoro, Pontianak, untuk mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-255, Minggu pagi (25/10/2026).

Acara yang diinisiasi oleh panitia Pawai Budaya Melayu Borneo ini dilepas secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM.,MH,. didampingi Wakil Walikota Pontianak, Bahasan, dan Sultan Pontianak ke IX, Syarif Machmud Melvin Alkadrie.

​Dalam sambutannya di hadapan warga yang memadati Jalan Diponegoro, Gubernur Kalbar menyampaikan ucapan selamat hari jadi untuk Kota Pontianak tercinta.

​”Pertama saya ucapkan selamat Hari Jadi Kota Pontianak yang ke-255. Semoga Kota Pontianak semakin berseri, semakin indah, dan semakin masyarakatnya sejahtera,” ujar Gubernur Kalbar disambut riuh tepuk tangan warga.

​Gubernur juga mengapresiasi panitia penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai sukses menjadi wadah pemersatu masyarakat Melayu di Kalimantan Barat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan antar warga melalui momentum pelestarian budaya.

​”Karena kalau kita bersatu, insyaallah kita akan kuat. Mari Bapak-Ibu sekalian, dengan budaya ini kita pererat tali silaturahim dan kita tingkatkan persatuan dan kesatuan di antara Melayu di seluruh Kalimantan Barat,” ajaknya.

​Suasana keakraban dan keceriaan sangat terasa di lokasi acara, diselingi dengan interaksi hangat antara Gubernur dan peserta jalan santai.

Acara tersebut tampak meriah dengan hadirnya berbagai doorprize menarik bagi peserta yang beruntung, termasuk hadiah utama berupa paket perjalanan umrah yang disambut antusias oleh ribuan warga yang hadir.

​Acara jalan santai ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pontianak membawa berkah, kelancaran, serta mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Barat.(Rfa/ica)