Scroll untuk baca artikel
banner 728x90
Berita

Mempawah Bebas Banjir: Proyek Jalan Galang Pacu Ekonomi Rakyat Kalimantan Barat

Infoindonesia
14
×

Mempawah Bebas Banjir: Proyek Jalan Galang Pacu Ekonomi Rakyat Kalimantan Barat

Sebarkan artikel ini
Transformasi infrastruktur jalan di Desa Galang, Mempawah. Ada solusi peninggian badan jalan guna mengatasi banjir kronis, meningkatkan mobilitas ekonomi, serta mewujudkan konektivitas aman di Kalimantan Barat lewat dana APBN 2026.
Transformasi infrastruktur jalan di Desa Galang, Mempawah. Ada solusi peninggian badan jalan guna mengatasi banjir kronis, meningkatkan mobilitas ekonomi, serta mewujudkan konektivitas aman di Kalimantan Barat lewat dana APBN 2026.

MEMPAWAH, Infoindonesia.net – Deru mesin penggilas aspal memecah kesunyian Desa Galang. Di bawah terik matahari Kabupaten Mempawah, mimpi masyarakat akan akses jalan bebas genangan mulai menampakkan wujud nyata.

Lewat suntikan dana APBN 2026, Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat tengah memacu peninggian badan jalan secara masif.

Langkah strategis ini bukan sekadar polesan aspal biasa. Bagi warga Kecamatan Sungai Pinyuh, proyek tersebut adalah nafas baru.

Bertahun-tahun, setiap hujan lebat atau pasang air tiba, jalur ini berubah menjadi kolam raksasa. Aktivitas ekonomi lumpuh, keselamatan berkendara pun terancam.

Kini, pemandangan alat berat menjadi simbol harapan berakhirnya era isolasi akibat cuaca.

Peninggian badan jalan menjadi kunci utama transformasi ini. Pemerintah memahami benar bahwa musuh utama infrastruktur di wilayah pesisir adalah air.

Dengan elevasi lebih tinggi, risiko kerusakan aspal akibat rendaman banjir dapat ditekan habis.

Warga setempat menyambut optimis perubahan ini. Raut semringah terpancar dari para pelintas jalur tersebut.

“Pemerintah gerak cepat. Badan jalan ditinggikan agar ke depannya tidak ada lagi banjir. Kami sangat bersyukur,” ungkap seorang warga sembari menunjuk progres pengerjaan di lapangan kalau penanganan lebar jalan ini menjadi 13.5m, ditinggikan 1.5m dari jalan eksisting, ketebalan aspal 18.5 cm.

Kecepatan eksekusi proyek ini membuktikan komitmen pusat dalam memeratakan kualitas infrastruktur hingga pelosok daerah.

Dampak pembangunan ini melampaui sekadar kenyamanan berkendara. Jalan mumpuni merupakan urat nadi distribusi barang.

Selama ini, keterlambatan logistik akibat banjir sering memicu lonjakan harga kebutuhan pokok.

Dengan konektivitas stabil, efisiensi waktu tempuh akan otomatis mendorong pertumbuhan ekonomi lokal Desa Galang serta wilayah sekitarnya.

Mobilitas masyarakat kini diprediksi berjalan jauh lebih aman. Tantangan geografis Kalimantan Barat memang unik, namun sentuhan teknologi konstruksi tepat guna mampu menaklukkannya.

Akses antarwilayah kian terbuka lebar, memangkas jarak antara produsen di desa dan konsumen di pusat kota.

Kualitas Standar Nasional

Masyarakat tetap menaruh harapan besar pada aspek ketahanan. Pengawasan ketat selama proses konstruksi menjadi harga mati.

Warga menginginkan hasil pembangunan sesuai standar teknis tanpa kompromi kualitas. Infrastruktur bermutu menjamin manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang, bukan sekadar proyek musiman yang cepat rusak.

Keberhasilan di Desa Galang diharapkan menjadi cetak biru pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Sinergi antara anggaran negara dan aspirasi lokal terbukti mampu menciptakan perubahan signifikan.

Saat proyek ini tuntas, Desa Galang siap berlari kencang, meninggalkan kenangan pahit banjir, menuju masa depan lebih cerah dan kompetitif.