BOGOR, INFOINDONESIA.NET — Amanah Bangsa Rakyat Indonesia Bersatu (ABRI-1) mengadakan Rapat Kerja Perdana pada 26-27 Agustus 2026. Mengangkat tema,” Memperkuat Pondasi Organisasi, Menyatukan Langkah, Mengarahkan Kinerja” Raker Perdana ABRI-1 dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Jend.Purn Napoleon Bonaparte dan Jend Said, Ketua Umum ABRI-1 Rahmadsyah serta seluruh pengurus dan anggota DPP ABRI-1 di Villa Minang Coollibah, Cisarua, Bogor, Rabu (26/8/2026).
Dalam sambutannya Ketua Dewan Pembina ABRI-1 Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte mengatakan pelaksanaan raker ABRI-1 dapat terlaksana dengan baik, dan saat ini para anggota mulai menyatu, mengkristal, menguat untuk berperan aktif di ABRI-1.
“Organisasi ini menjadi besar karena dibangun dari kesamaan visi kita bersama. Mulai hari ini Raker ABRI-1 menetapkan program kerja untuk tiap-tiap bidang. Beda pendapat itu biasa namun jangan jadikan alasan untuk berpisah atau keluar dari ABRI-1,” ujar Ketua Dewan Pembina ABRI-1 Napoleon.
Ketua Umum ABRI-1 Rahmadsyah turut mengajak para anggota untuk perkuat ABRI-1 dengan melakukan konsolidasi internal, bangun jaringan eksternal dengan merumuskan merencanakan program kerja untuk mencapai tujuan organisasi.
“Mari rapatkan barisan dan jadi teamwork yang benar -benar menjadi organisasi yang bermanfaat bagi negeri ini,” ajak Rahmadsyah.
Ia menjelaskan, ABRI-1 awalnya berdiri sebagai simbol pergerakan lalu menjadi ormas yang punya legalitas terdaftar di Kemenkumham, memiliki jaringan di 34 provinsi. Untuk pendanaan organisasi, dalam waktu dekat ABRI-1 akan mendirikan PT ABRI-1 dan LBH ABRI-1, Pelatihan dan penyaluran security.
“Melalui raker kita bangkit menjadi organisasi besar. Kita lakukan konsolidasi, kita Galang kekuatan untuk menata masa depan. Kami yakin dan percaya organisasi ABRI-1 akan menjadi organisasi yang mandiri secara finansial karena akan memiliki berbagai unit usaha. Kami juga siap bersinergi dengan pemerintah apabila kebijakannya berpihak pada rakyat, jika tak berpihak pada rakyat kami siap jadi garda terdepan sebagai kontrol sosial,” jelasnya.
Dikesempatan yang sama Wakil Ketua Dewan Pembina, Brigjen TNI (Purn) Achmad Said turut memberikan semangat pada peserta raker yang hadir, agar tidak perlu khawatir dengan situasi dan kondisi negara Indonesia saat ini.
“Tren politik Indonesia hanya satu persoalannya antara kanan dan kiri. Antara agama dan komunis namun turunannya banyak. Antara lain turunannya adalah dolar, rupiah, Yuan,Euro, poundsterling, win. Kita bisa mempengaruhi hubungan, bisa mempengaruhi kota, mempengaruhi dunia, oleh sebab itu ketahanan nasional yang menjadi titik tolak utama adalah ketahanan pribadi dan keluarga,” kata dia.
Rapat Kerja DPP ABRI-1 pun dilakukan dengan melakukan presentasi tugas dan program kerja dari tiap-tiap bidang. Antara lain : Bidang Organisasi, Kaderisasi & Keanggotaan (OKK), Bidang Pendidikan, Agama, Kebudayaan & Olahraga, Bidang Hubungan Masyarakat, Media & Teknologi Informatika, Bidang Sosial, Kesehatan dan Rescue, Bidang Ekonomi Koperasi & UMKM, Bidang Hukum, Advokasi & Kebijakan Publik, Bidang Perlindungan Anak & Pemberdayaan Perempuan, Bidang Bidang Politik, Hubungan Antar Lembaga & Luar Negeri.
(Fri)











