BeritaKalbar,

PESPARANI III KOTA PONTIANAK RESMI DIBUKA, PEMPROV KALBAR DUKUNG PEMBINAAN GENERASI MUDA

Infoindonesia
14
×

PESPARANI III KOTA PONTIANAK RESMI DIBUKA, PEMPROV KALBAR DUKUNG PEMBINAAN GENERASI MUDA

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK, INFOINDONESIA.NET – Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Yosafat Triadhi Andjioe, S.T., M.M., mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik III Kota Pontianak sekaligus memperingati HUT ke-7 Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik (LP3K) Kota Pontianak di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalbar, Kamis (17/9/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan dihadiri Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalbar, Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, S.H., M.H., Ketua Umum LP3K Provinsi Kalbar, Ketua Umum LP3K Kota Pontianak, serta perwakilan Pemerintah Kota Pontianak.

Dalam sambutannya, Yosafat mengapresiasi penyelenggaraan PESPARANI sebagai ajang seni dan pengembangan vokal, sekaligus sarana memperkuat iman, persaudaraan, dan kebersamaan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, saya menyampaikan selamat atas terselenggaranya PESPARANI Katolik III Kota Pontianak dan selamat ulang tahun ke-7 kepada LP3K Kota Pontianak,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemprov Kalbar menjadikan pembangunan manusia sebagai salah satu fokus penting, tidak hanya melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas.

“Pembangunan manusia bukan hanya tentang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki nilai moral dan spiritual yang baik,” katanya.

PESPARANI dinilai memiliki peran penting karena memadukan seni, musik, dan nilai keagamaan serta dapat menjadi ruang pengembangan potensi berbagai kalangan, terutama generasi muda.

“Melalui seni, musik, dan paduan suara, kita tidak hanya mengembangkan bakat, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, kebersamaan, dan penghayatan nilai keagamaan,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang kemampuan bernyanyi, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan sikap saling menghargai.

“Generasi muda harus diberi ruang untuk tumbuh, berkarya, dan menunjukkan kemampuannya. PESPARANI menjadi ruang yang baik untuk membangun kreativitas sekaligus menanamkan nilai moral dan spiritual,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Kalbar merupakan rumah besar dengan keberagaman agama, suku, budaya, dan tradisi, sehingga kerukunan menjadi modal yang harus terus dijaga.

“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan kekuatan untuk membangun kebersamaan. Kerukunan harus terus kita rawat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, menilai PESPARANI memiliki makna positif dalam pembinaan karakter keluarga.

“PESPARANI menjadi ruang membangun kebersamaan dan menumbuhkan nilai keagamaan dalam keluarga dan masyarakat. Kita ingin semakin banyak anak dan generasi muda terlibat, belajar disiplin, bekerja sama, dan saling menghargai,” tuturnya.

“Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Mari dukung kegiatan positif yang memperkuat iman, kepercayaan diri, dan rasa persaudaraan sejak dini,” tutup Donata. (Wnd/irm)