BeritaHukum

Maman Suratman Terpukau Sikap Kapolres Mempawah: Hukum Harus Hadirkan Kepastian, Kemanfaatan dan Keadilan

Infoindonesia
138
×

Maman Suratman Terpukau Sikap Kapolres Mempawah: Hukum Harus Hadirkan Kepastian, Kemanfaatan dan Keadilan

Sebarkan artikel ini

MEMPAWAH, INFOINDONESIA.NET — Ada pengalaman berbeda yang dirasakan Ketua LSM Mempawah Berani, Maman Suratman, saat mendatangi Mapolres Mempawah, Senin (21/9/2026).

Maman datang bersama seorang warga yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan. Kedatangan mereka untuk menyampaikan persoalan yang dialami korban sekaligus meminta kejelasan mengenai penanganan perkara melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Setibanya di Mapolres Mempawah, Maman bertemu dengan Kabag Ops Polres Mempawah AKP Erwin Simanjuntak. Setelah menyampaikan maksud kedatangannya, Maman kemudian dipersilakan untuk menghadap Kapolres Mempawah.

Saat itu, Kapolres tengah memberikan arahan kepada sejumlah warga. Maman pun memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa dirinya datang bersama warga yang ingin menyampaikan persoalan hukum.

Kapolres kemudian mempersilakan Maman dan warga tersebut menunggu di ruang tamu setelah menyelesaikan pembicaraannya.

Tak lama berselang, Kapolres Mempawah menemui Maman bersama warga yang didampinginya. Suasana pertemuan berlangsung santai dan terbuka.

Maman mengawali pembicaraan dengan menyampaikan apresiasi karena Kapolres masih meluangkan waktu menerima masyarakat di tengah kesibukannya.

“Terima kasih Pak Kapolres. Di sela-sela kesibukan Bapak, ternyata masih mau menerima kedatangan kami,” ujar Maman.

Dalam pertemuan tersebut, Maman kemudian menjelaskan persoalan yang dialami warga yang didampinginya.

Menurut Maman, dirinya mendapat kesan positif dari cara Kapolres merespons persoalan tersebut. Ia menilai Kapolres menyampaikan penjelasan dengan tenang dan bahasa yang lembut, namun tetap menekankan pentingnya proses hukum.

Pembicaraan kemudian menyentuh mengenai tujuan hukum, yakni memberikan kepastian, kemanfaatan dan keadilan.

Hal lain yang membuat Maman terkesan adalah ketika Kapolres menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan mengutip ayat Al-Qur’an mengenai kesabaran dan shalat.

“Dalam hati saya waktu itu berkata, luar biasa orang ini. Saya melihat sosok yang tenang dan teduh. Kemudian ketika beliau berbicara tentang hukum dan dilanjutkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an tentang sabar dan shalat, saya semakin terkesan,” tutur Maman.

Bagi Maman, pertemuan tersebut memberikan gambaran bahwa pelayanan dan penegakan hukum tidak hanya membutuhkan ketegasan, tetapi juga sikap tenang, sabar serta kemampuan mendengarkan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa keluhan yang disampaikan warga akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.

“Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya ingin persoalan warga ditangani sesuai hukum. Kepastian proses adalah bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat,” tegas Maman.

Setelah pertemuan dengan Kapolres, Maman bersama warga tersebut kemudian menuju Unit Pidum Satreskrim Polres Mempawah.

Di ruang tersebut, mereka bertemu dengan Kanit Pidum beserta anggota untuk menyampaikan persoalan secara lebih lanjut dan mengikuti mekanisme penanganan yang berlaku.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Kami diterima dengan baik, dapat menyampaikan persoalan, dan diarahkan untuk mengikuti mekanisme yang berlaku,” kata Maman.

Pertemuan tersebut kemudian berakhir dengan suasana baik. Maman bersama warga yang didampinginya meninggalkan Mapolres Mempawah setelah mendapatkan arahan terkait proses yang harus ditempuh.

Bagi Maman, pengalaman tersebut menjadi catatan tersendiri. Menurutnya, masyarakat yang datang mencari keadilan bukan hanya membutuhkan proses hukum yang berjalan, tetapi juga pelayanan yang memberikan ruang untuk menyampaikan persoalan dan memperoleh kejelasan.

“Hukum harus memberikan kepastian. Hukum harus memberi kemanfaatan. Dan hukum harus menghadirkan keadilan,” ujar Maman.(red)