BeritaKalbar,

Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri, LSM Mempawah Berani Desak Proyek Sungai Kunyit Berdayakan Warga Lokal

Infoindonesia
9
×

Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri, LSM Mempawah Berani Desak Proyek Sungai Kunyit Berdayakan Warga Lokal

Sebarkan artikel ini

MEMPAWAH, INFOINDONESIA.NET — Kehadiran berbagai proyek swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, didorong agar memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata bagi masyarakat setempat.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua LSM Mempawah Berani, Maman Suratman, M.Sos. Ia meminta perusahaan, kontraktor, maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek di wilayah tersebut memberikan ruang yang proporsional bagi pengusaha dan tenaga kerja lokal.

Menurut Maman, masuknya investasi dan pembangunan semestinya tidak hanya dilihat dari sisi nilai proyek, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

“Jangan sampai masyarakat tempatan hanya menjadi penonton di tanah kelahiran mereka sendiri. Investasi yang masuk harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Mempawah,” ujar Maman.

Ia menilai keterlibatan pelaku usaha lokal dapat dilakukan melalui kemitraan, pengadaan barang dan jasa, maupun pemberian kesempatan kepada tenaga kerja asal Sungai Kunyit dan Kabupaten Mempawah.

Tiga Poin yang Didorong LSM Mempawah Berani

LSM Mempawah Berani menyampaikan sejumlah poin yang dinilai penting untuk menjadi perhatian pemerintah maupun perusahaan yang menjalankan proyek di Kecamatan Sungai Kunyit.

Pertama, memperkuat kemitraan dengan pengusaha lokal. Perusahaan dan kontraktor didorong memberikan kesempatan yang adil kepada pelaku usaha setempat untuk terlibat dalam pekerjaan maupun pengadaan barang dan jasa sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedua, memprioritaskan tenaga kerja lokal. Proses perekrutan tenaga kerja diharapkan dilakukan secara transparan dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga Kecamatan Sungai Kunyit dan Kabupaten Mempawah yang memenuhi kualifikasi.

Ketiga, memperkuat pengawasan pemerintah daerah. LSM Mempawah Berani meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama DPRD melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek, khususnya terkait komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat lokal.

Maman menegaskan, keberadaan proyek dan investasi di daerah seharusnya dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, LSM Mempawah Berani menyatakan akan terus memantau pelaksanaan berbagai proyek di wilayah Sungai Kunyit serta mendorong adanya keterbukaan dan kesempatan yang lebih besar bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Kami akan terus memantau dan mengawal agar investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Mempawah, khususnya warga di sekitar lokasi proyek,” pungkas Maman.(red)