BeritaKalbar,

Bupati Sanggau Jelaskan Rencana Kedatangan UAS, Minta Masyarakat Jangan Salah Paham

Infoindonesia
23
×

Bupati Sanggau Jelaskan Rencana Kedatangan UAS, Minta Masyarakat Jangan Salah Paham

Sebarkan artikel ini

SANGGAU, INFOINDONESIA.NET – Rencana kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Kabupaten Sanggau yang dijadwalkan pada Sabtu (3/10/2026) akhirnya batal.

Di tengah informasi yang beredar, Bupati Sanggau Yohanes Ontot meminta masyarakat tidak salah memahami persoalan tersebut. Ontot menjelaskan, pembatalan kegiatan itu disampaikan oleh panitia karena sejumlah alasan, salah satunya berkaitan dengan perizinan.

Ia menilai, belakangan muncul pemahaman yang kurang tepat di tengah masyarakat mengenai siapa yang memiliki kewenangan dalam memberikan izin kegiatan.

“Jangan sampai masyarakat gagal paham. Untuk kegiatan seperti ini, baik kegiatan keagamaan maupun kegiatan masyarakat lainnya, soal izin bukan dengan bupati, tetapi melalui kepolisian,” kata Ontot saat dikonfirmasi melalui telepon oleh Infokalbar.com, Jumat (2/10/2026).

Menurut Ontot, hal tersebut penting dijelaskan agar persoalan pembatalan rencana kegiatan UAS tidak kemudian diarahkan kepada pemerintah daerah.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki hak untuk berkumpul, berserikat dan menyampaikan pendapat, sepanjang pelaksanaannya mengikuti aturan yang berlaku.

“Yang perlu kita pahami, masyarakat punya hak untuk berkegiatan dan menyampaikan pendapat. Tetapi dalam pelaksanaan kegiatan atau keramaian tentu ada mekanisme yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Ontot kemudian mengingatkan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi isu yang bisa memicu salah paham antarmasyarakat.
Menurutnya, Sanggau selama ini dikenal sebagai daerah yang masyarakatnya berasal dari berbagai suku dan agama. Meski berbeda latar belakang, kehidupan masyarakat tetap berjalan berdampingan.

“Di Sanggau ini kita hidup dalam keberagaman. Dayak punya kegiatan adat dan keagamaannya, Melayu juga begitu. Selama ini kita saling menghargai dan tidak saling melarang,” katanya.

Karena itu, Ontot yang juga ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau ini, berharap persoalan rencana kedatangan UAS maupun pembatalannya tidak mengganggu hubungan yang selama ini sudah terbangun di tengah masyarakat.

“Jangan karena persoalan satu kegiatan, kemudian kita saling berhadap-hadapan. Sanggau ini sudah lama hidup dalam keberagaman dan keharmonisan itu yang harus kita jaga,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk melihat persoalan tersebut secara proporsional dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumber maupun duduk persoalannya.

“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu merusak kerukunan yang sudah kita bangun bersama,” tutupnya.(red)