BeritaKalbar,

GUBERNUR RIA NORSAN RESMIKAN GEMA MEMBANGUN DESA DI TELUK BATANG, HADIRKAN LAYANAN PUBLIK DAN DORONG PEMBANGUNAN INKLUSIF

Infoindonesia
38
×

GUBERNUR RIA NORSAN RESMIKAN GEMA MEMBANGUN DESA DI TELUK BATANG, HADIRKAN LAYANAN PUBLIK DAN DORONG PEMBANGUNAN INKLUSIF

Sebarkan artikel ini

KAYONG UTARA, INFOINDONESIA.NET – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., secara resmi membuka Program Gema Membangun Desa (GMD) yang dipusatkan di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7/2026). Kehadiran Gubernur bersama rombongan disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan rasa bahagianya dapat hadir langsung di tengah masyarakat pesisir. Menurutnya, Gema Membangun Desa merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memastikan pembangunan dirasakan hingga ke desa-desa.

“Bagi saya, Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda pemerintah, melainkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi masyarakat, melihat kondisi lapangan secara objektif, dan memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke desa-desa, termasuk wilayah pesisir yang menjadi beranda Kalimantan Barat,” ujar Gubernur.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan berbagai layanan publik terpadu yang dapat diakses langsung oleh masyarakat. Beragam stan pelayanan dibuka, mulai dari pasar murah, pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan keluarga berencana, hingga layanan bayar pajak kendaraan bermotor dan perpanjangan STNK.

Menurut Gubernur, kehadiran berbagai layanan tersebut bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan pemerintah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kabupaten.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi dukungan Bank Kalbar, perangkat daerah, serta berbagai instansi yang turut menyukseskan pelaksanaan pasar murah. Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Angka inflasi harus terus kita kendalikan bersama. Melalui pasar murah ini, kita berupaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Ke depan, berbagai masukan dan usulan pembangunan infrastruktur maupun penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kecamatan Teluk Batang akan kami tampung dan menjadi bagian dari prioritas penganggaran pada tahun berikutnya,” tegasnya.

Ria Norsan menambahkan, Gema Membangun Desa tidak hanya menjadi ajang pelayanan publik, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memetakan berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan pembangunan benar-benar dimulai dari desa, dengan mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung dan menggali potensi daerah yang bisa dikembangkan bersama,” tambahnya.

Seorang ibu rumah tangga asal Desa Teluk Batang, Rahma, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas pelaksanaan Gelar Pangan Murah (GPM) yang digelar dalam rangkaian Program Gema Membangun Desa. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya harga sejumlah bahan pangan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah menghadirkan Gelar Pangan Murah di Desa Teluk Batang. Program ini sangat membantu kami, terutama saat harga kebutuhan pokok sedang naik. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan agar masyarakat semakin terbantu,” ujar Rahma.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Gema Membangun Desa di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah.

“Alhamdulillah, hari ini masyarakat dapat merasakan langsung berbagai pelayanan seperti pasar murah, administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pelayanan pajak kendaraan. Seluruh layanan tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat,” ujar Romi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena melalui GMD masyarakat Teluk Batang dapat memperoleh berbagai layanan pemerintah dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.

Menurutnya, pembangunan yang berkeadilan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat.

Momentum Gema Membangun Desa juga dimanfaatkan masyarakat untuk berdialog secara langsung dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat disampaikan dan Gubernur Ria Norsan langsung menekankan kepada perangkat daerah yang hadir, sebagai bahan penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan berlangsung meriah dan turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Kayong Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) H. Rokidi, S.E., M.M., Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Kalbar, Camat Teluk Batang Ahmad Saufi, S.Sos., para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kepala desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta unsur nelayan se-Kecamatan Teluk Batang.(rfa)