BeritaDaerahNasional

Jalan Sontas Disebut Hampir Putus, BPJN Kalbar Ungkap Penanganan Sejak 2024

Infoindonesia
55
×

Jalan Sontas Disebut Hampir Putus, BPJN Kalbar Ungkap Penanganan Sejak 2024

Sebarkan artikel ini
Jalan Sontas Disebut Hampir Putus, BPJN Kalbar Ungkap Penanganan Sejak 2024

SANGGAU – Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat memberikan penjelasan terkait kondisi longsor pada jalan paralel perbatasan
ruas Jalan Simpang Take-Simpang Sontas, khususnya di kawasan Dusun Sontas, Desa Entikong, Kabupaten Sanggau.

BPJN Kalbar memastikan kondisi longsor di lokasi tersebut memang menjadi perhatian dan telah dilakukan penanganan. Namun, kondisi tanah yang masih bergerak membuat penanganan lanjutan tetap diperlukan.

Untuk sementara, lokasi telah diamankan menggunakan terpal dan dilengkapi rambu peringatan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah dampak longsoran meluas.

Kasatker ruas jalan paralel BPJN Kalbar, juga meluruskan bahwa lokasi tersebut bukan baru pertama kali mendapat penanganan. Penanganan menggunakan bronjong telah dilakukan pada 2024 dan kembali dilakukan pada 2025.

“Izin tambahan informasi, namun karena kondisi tanah masih bergerak, jadi diperlukan penanganan lanjutan,” ujarnya saat di konfirmasi infokalbar, Sabtu, 19 September 2026 sore.

Ia juga mengatakan pada tahun 2026 pemeliharaan rutin terhadap ruas jalan tersebut tetap berjalan. Penanganan yang dilakukan antara lain berupa grading serta penanganan jembatan kayu sesuai dengan ketersediaan anggaran.

Untuk penanganan permanen pada lokasi longsor, ia menyebut desain penanganannya telah disiapkan. Selanjutnya, usulan tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme program dan penganggaran secara berjenjang hingga ke pemerintah pusat.

Lebih lanjut, BPJN Kalbar juga menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah memberikan tanggapan resmi atas pengaduan masyarakat terkait kondisi Ruas Simpang Take-Simpang Sontas.

Dengan adanya penanganan sebelumnya serta desain penanganan permanen yang telah disiapkan, BPJN Kalbar memastikan kondisi tersebut tetap menjadi bagian dari perhatian dalam pemeliharaan dan penanganan jalan nasional di wilayah tersebut.